Headlines News :

Latest Post

Sabda Tuhan, Humor Selingan dan Doa Beata Theresa dari Kalkuta

Written By Jupri Malino on Friday, April 26, 2013 | 7:21 AM

Sabda Tuhan, Humor Selingan dan Doa Beata Theresa dari Kalkuta >>> Sekian lama tidak posting di blog ini, saya mau memulainya dengan menshare tentang Sabda Tuhan Hari Ini yang saya ambil dari kitab Pengkhotbah berikut dengan humor selingan yang diambil dari buku senyum sorgawi dan terakhir berupa doa dari beata Teresa dari Kalkuta. Yuk langsung saja kita baca Sabda Tuhan, Humor Selingan dan Doa Beata Theresa dari Kalkuta.


Sabda Tuhan Hari Ini:

“ Takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintahnya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.”
“ Karena Allah akan membawa setiap perbuatan kepengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat”


Pengkothbah 12:13-14


Humor Selingan
                                                   2 JAM

Bagi orang kristiani, hari minggu adalah hari untuk Tuhan dan sepertinya sudah menjadi kewajiban bagi mereka pergi ke gereja. Suatu Minggu pagi, disebuah gereja, tampak umat Tuhan sedang beribadah. Sementara itu di pendopo gereja, iblis dan malaikat hadir. Tiba-tiba iblis tertawa terbahak-bahak.

Malaikat     : “ Kenapa kau tertawa begitu keras? Bukankah seharusnya kamu bersedih, karena begitu banyak umat Tuhan yang datang untuk memuliakan-Nya?.”
Iblis        : “ Tentu saja aku tertawa. Orang-orang itu hanya punya waktu 2 jam untuk Allah tetapi mereka punya waktu 6 hari 22 jam untukku.”

 
DOA KHUSUS
                     DOA KEPADA BEATA TERESA DARI KALKUTA

Beata Teresa dari Kalkuta, yang mendamba untuk mengasihi Yesus sebagaimana Ia belum pernah dikasihi sebelumnya, engkau memberikan dirimu seluruhnya kepada-Nya, dengan menuruti apapun permintaan-Nya. Bersatu dengan Hati Maria yang Tak Bernoda, engkau menyambut panggilan-Nya untuk memuaskan dahaga-Nya yang takterbatas akan cinta kasih dan jiwa-jiwa dan menjadi pembawa cinta kasih-Nya kepada mereka yang termiskin dari antara orang-orang miskin. Dengan kepercayaan penuh kasih dan penyerahan diri seluruhnya, engkau memenuhi kehendak-Nya. Engkau menjadi mesra bersatu dengan Yesus, mempelaimu yang tersalib, sehingga Ia berkenan membagi derita hati-Nya denganmu pada waktu Ia tergantung di salib. Beata Teresa, engkau berjanji untuk terus-menerus membawakan terang cinta kasih bagi orang-orang di muka bumi; doakanlah kami agar kami juga punya damba untuk memuaskan dahaga Yesus yang membakar dengan mengasihi-Nya dalam cinta yang berkobar-kobar, mengambil bagian dengan gembira dalam penderitaan-nya, dan melayani-Nya dengan sepenuh hati dalam diri saudara dan saudari kami, terutama mereka yang paling tidak dicintai dan tidak dikehendaki. Amin.

Sumber:
1. Alkitab
2. Senyum Sorgawi
3. Buku Doa dari Beata Theresa dari Kalkuta

HASIL EVALUASI BERDASARKAN HASIL RAKER 2009 dan 2011 Serta RAKOR BOAWAE 2011 WILAYAH KALIMANTAN & SULAWESI BARAT

Written By Pengabdian Seorang Guru on Wednesday, February 13, 2013 | 7:23 AM

Dalam pertemuan Raker 2013 YASBIN di Wisma Emaus, Ende, Flores, maka di bawah ini saya sertakan Hasil Evakuasi Raker 2009 dan 2011 serta Rakor Boawae 2011 yang sempat saya ikuti.


HASIL EVALUASI BERDASARKAN HASIL RAKER 2009 dan 2011
Serta RAKOR BOAWAE 2011
WILAYAH KALIMANTAN & SULAWESI BARAT



  1. SMAK HENDRIKUS LEVEN, MALINAU
  2. TKK & SDK SANTO FRANSISKUS XAVERIUS, TARAKAN
  3. TKK ADE IRMA, SULBAR

***************************  @@@@@@@@@@@@@@@@@ ******************************
Pertanyaan:
  1. Keputusan, rekomendasi, memoranda mana yang sudah dilaksanakan di unit, korwil, perwakilan masing-masing, bagaimana bentuknya.
  2. Kalau belum dilaksanakan, apa kendalanya.

Dikarenakan unit Sulbar TKK Ade Irma merupakan unit baru yang baru berusia 10 bulan, maka yang menjadi fokus evaluasi untuk dua unit, yaitu unit SMA Hendrikus Leven Malinau dan unit SDK St. F. Xaverius Tarakan. Dan mengingat bahwa Unit Kalimantan tidak mengikuti Raker 2009 dan 2011, dan hanya mengikuti Rakor Boawae 2011, maka yang menjadi fokus evaluasi adalah pada Kontrak Forum Boawae 2011.

  1. RAKER 2009
1.      Penetapan uang sekolah didasarkan pada hasil keputusan rapat bersama orang tua.wali murid, komite dan sekolah.
2.      Mutu pendidikan sekolah terus kami tingkatkan dimana ditandai dengan adanya visitasi dari sekolah terdekat yang menyediakan tempat khusus bagi lulusan dari sekolah YasBin (khususnya SDK ST Fransiskus Xaverius Tarakan)
3.      Pengelolaan keuangan masih bersifat intern atau masih ditangani oleh masing-masing unit.
4.      Untuk pengelolaan aset dan harta kongregasi dan Yayasan:
-          Untuk SMA Hendrikus Leven dan TKK Ade Irma Sulbar, status tanah sudah menjadi hak milik kongregasi.
-          Untuk TKK dan SDK St. Fransiskus Xaverius Tarakan,  Tanah masih dalam status hak pakai karena masih milik keuskupan Tanjung Selor.

  1. RAKER 2011
1.      Semua unit wilayah Kalimantan sudah menerapkan rasa solidaritas antar sekolah se- YASBIN, sebagai contoh sumbangan bersama dari siswa, guru dan sekolah kepada saudara di Kupang yang mengalami musibah kebakaran. Selain itu, siswa juga turut mengambil bagian dalam Aksi Natal dan Aksi Puasa Pembangunan.
2.      Guru-guru yang belum berkelayakan, dalam hal ini belum memenuhi standar pendidik S1, sedang dalam tahap perkuliahan untuk menyelesaikan S1 mereka, baik di TK, SD maupun tingkat SMA. Dan terhitung dari 12 guru di SDK, 5 orang sudah S1, 2 orang sedang menyelesaikan Skripsi, dan 5 orang sedang ujian semester 1. Untuk SMA, dari 16 guru, 14 sudah S1 dan 2 lainnya sedang kuliah. Begitupun untuk TKK, dari 4 guru dan pegawai, 3 sedang menempuh kuliah S1.

  1. KONTRAK FORUM RAKOR BOAWAE 2011
-          SDK FX sudah merevisi Visi, misi, tujuan dan Motto; namun belum disosialisasikan.
-          SMA Hendrikus leven sedang dalam progress.
2.      Komitmen membangun Suasana pembelajaran bernuansa:
-          Sekolah kami khususnya wilayah kalimantan belum melaksanakan pembelajaran bernuansa PPR karena kami masih menggunakan Pembelajaran yang menitikberatkan pada Pendidikan Karakter Bangsa.
3.      Program penanaman, pemahaman dan penerapan nilai-nilai “Kebinawirawanan” sbb:
3.1.Senyum, Salam, Sapa
-          Sekolah sudah menerapkan 7S; Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Semangat dan Sepenuh hati pada seluruh warga sekolah, baik sesama siswa, sesama guru, antar guru dan siswa serta antar orang tua/wali dan guru.
3.2.Doa bersama (pagi, siang dan akhir KBM)
-          Doa bersama pada Apel pagi, doa Angelus dan Doa perkelas setiap akhir pembelajaran.
3.3.Apel bersama para guru 5 menit sebelum kembali ke rumah
-          Refleksi dan evaluasi bersama di ruang guru + 10 menit sebelum pulang dilaksanakan setiap hari.
3.4.Guru tidak boleh terlambat masuk dan keluar dari kelas (terlaksana)
3.5.Guru tidak boleh merokok di area sekolah (terlaksana)
3.6.Guru tidak boleh menggunakan HP selama KBM (terlaksana)
3.7.Hindari kekerasan terhadap anak
-          Kekerasan terhadap anak sudah berkurang.
3.8.Mengucapkan Visi, Misi dan Motto sekolah setiap hari
-          Belum terlaksana karena hanya ditempel di dinding sekolah



3.9.Gerakan peduli kasih anak Yasbin
-          Setiap hari Sabtu setelah senam, semua siswa memasukkan peduli kasih mereka ke dalam sebuah kotak yang disediakan guna keperluan amal kasih seperti sumbangan ke Kupang, MPK, Aksi natal dan puasa dsb.

4.      Meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan dan tenaga kependidikan
4.1.Guru wajib membuat SILABUS dan RPP yang berpola PPR, berbasis IT
Sekolah belum melaksanakan Pendidikan yang bernuansa PPR karena masih menggunakan pendekatan Pendidikan Karakter Bangsa
4.2.Proses pembelajaran di sekolah menggunakan ICT (Information Communication and technology)
Proses pembelajaran menggunakan ICT belum maksimal karena hanya beberapa guru yang tahu mengoperasikan fasilitas ICT seperti laptop, E-Pen dan LCD.
4.3.Melakukan kerjasama antar lembaga pendidikan katolik
SDK ST FX sudah menjalin hubungan kerjasama dengan SDK Don Bosco tarakan. Kegiatan yang telah terlaksana adalah pertandingan persahabatan Futsal antar kedua sekolah
4.4.Membentuk tim akreditasi sekolah
Tim akreditasi sekolah sudah terbentuk.
4.5.Membentuk tim PPR sekolah
Belum terbentuk karena masih menggunakan pendekatan Pendidikan Karakter Bangsa.

Renungan: Wanita dan Tangisannya - Kisah IBU

Written By Pengabdian Seorang Guru on Friday, June 1, 2012 | 2:52 AM

Renungan: Wanita dan Tangisannya >>> Di dalam kisah hidup seseorang, kita bisa menimba begitu banyak nilai-nilai kehidupan. Tak terelakkan pula bahwa dari kisah hidup sebuah keluarga kecil, kita bisa bercermin, bagaimana seharusnya hidup di dalam masyarakat. Nah, kisa kali ini datang dari sebuah keluarga kecil, Renungan tentang seorang Wanita dan Tangisannya.


Baiklah, untuk mempersingkat waktu, kita simak cerita berikut ini:

Nah, Suatu waktu, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.

    "Ibu, mengapa Ibu menangis?".

Ibunya menjawab,

    "Sebab, aku wanita."

    "Aku tak mengerti,"

kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.

     "Nak,kamu memang tak akan mengerti...."

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.

    "Ayah, mengapa Ibu menangis? sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"

Sang ayah menjawab,

    "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan."

Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya,mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan

    "Tuhan, mengapa wanita mudah sekali menangis?"

 Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,

    "Saat Kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.


    Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu....


    Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Wanita, kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah..


    Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang ,untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan inilah pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.


    Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankan tulang rusuk-lah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak? Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa, suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya.


    Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi. Dan, akhirnya, kuberikan ia airmata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kuberikan kepada wanita,agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.

    Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya...airmata ini adalah airmata kehidupan."

Lalu, sudahkah kita menghargai wanita? Bahkan wanita yang ada disisi kita? Ibu Kita? saudari Kita?

KISAH MOTIVASI DAN RENUNGAN: HATI SEORANG AYAH

HATI SEORANG AYAH >> Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya,  tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.


Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki." Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"

Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian." Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

"Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman teduh dan terlindungi. "

"Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. "

"Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. "

"Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil dari jerih payahnya."

"Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. "

"Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara."

"Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan & menyadarkan, bahwa
Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. & bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka, walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan, sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi."

"Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari & menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia & BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup keluarganya. "

"Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di Dunia & Akhirat."

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut & berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. " AKU MENDENGAR & MERASAKAN BEBANMU, AYAH."

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung,
tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah... With Love to All Father " JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI AYAHNYA & Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah.

RENUNGAN DAN MOTIVASI: AKU MENCINTAIMU APA ADANYA

RENUNGAN DAN MOTIVASI: AKU MENCINTAIMU APA ADANYA - Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.



Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, "Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan" katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.

"Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia..."

Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.

Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.

"Aku akan mulai duluan ya", kata sang istri.

Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman... Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir...

"Maaf, apakah aku harus berhenti ?" tanyanya.

"Oh tidak, lanjutkan..." jawab suaminya.

Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia.

"Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu".

Dengan suara perlahan suaminya berkata "Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang..."

Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya... Ia menunduk dan menangis...

Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan.

Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita? Saya percaya kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk.

BAHAN RENUNGAN: HADIAH KELULUSANKU HANYA ALKITAB? AKU MAU MOBIL!!!

HADIAH KELULUSANKU HANYA ALKITAB? AKU MAU MOBIL!!! - seorang pemuda sedang mempersiapkan kelulusannya dari kuliah. Setelah beberapa bulan dia mengagumi akan sebuah mobil sport yang indah di sebuah showroom, dan dia tahu bahwa ayahnya dapat menyediakan mobil tersebut, dia memberi tahu ayahnya akan semua yang ia inginkan.


 Setelah hari kelulusan tiba, pemuda itu menunggu tanda bahwa ayahnya telah membeli mobil itu. Akhirnya, di pagi hari dari hari kelulusannya, ayahnya memanggil dia kedalam ruang pribadinya. Ayahnya berkata betapa dia bangga karna dia mempunyai anak yang baik dan mengatakan bahwa ayah sangat menyayangi anaknya. Lalu, ayahnya memberikan sebuah kado yang dihias begitu indahnya.

Rasa ingin tahu dan sesuatu yang mengecewakan, pemuda itu membuka  dan menemukan sebuah Alkitab yang mempunyai kover kulit. Dengan nama pemuda itu yang diukir di atas Alkitab tersebut dan dilapisi emas. Karena marah, dia berteriak kepada ayahnya dan berkata " dengan semua uang ayah, ayah membelikan aku sebuah Alkitab?" dan dia pun segera keluar dari rumah.

Beberapa tahun berlalu dan pemuda itu menjadi orang yang sangat sukses dalam bisnisnya. Dia mempunyai rumah yang indah dan keluarga yang luar biasa, akan tetapi dia sadar bahwa ayahnya telah tua dan sebaiknya dia pergi ke ayahnya. Pemuda tersebut tidak pernah bertemu ayahnya lagi sejak hari kelulusan itu.

Sebelum dia menyusun rencananya tersebut, dia menerima sebuah telegram yang memberitahu bahwa ayahnya telah meninggal dunia dan memberikan semua warisannya kepada anaknya. Dia perlu untuk ke rumah ayahnya secepatnya dan merawat beberapa benda peniggalan ayahnya.

Ketika dia sampai di rumah ayahnya, tiba-tiba kesedihan dan penyesalan mengisi hatinya. Dia memulai mencari kertas2 penting pemberian ayahnya dan melihat Alkitab yang masih terbungkus kado, yang dia tinggalkan beberapa tahun yang lalu. Dengan menetaskan air mata, dia mulai membuka Alkitab itu dan mulai membalikkan halaman2 tersebut. Ayahnya telah menggarisbawahi sebuah kalimat yang berbunyi 

"And if ye, being evil, know how to give good gifts to your children, how much more shall your Heavenly Father which is in Heaven, give to those who ask Him?"

Setelah membaca beberapa firman, sebuah kunci mobil terjatuh dari halaman belakang dari Alkitab tersebut. Kunci ini mempunyai gantungan yang berisi nama orang yang membeli mobil tersebut, pembeli yang sama yang menginginkan mobil tersebut. Di gantungan tersebut juga tertulis tanggal kelulusannya, dan tulisan TERBAYAR LUNAS.

berapa kali kita sudah menghilangkan waktu untuk menerima berkat Tuhan karena kita tidak bisa melihat keputusan lalu kita?

Baca kisah lainnya:

1. Pengusaha yang dijemput Malaikat

2. Hati Seorang Ayah

3. Penyesalan Tiada Akhir

ULAT DAN POHON MANGGA: MEMBERI YANG TERBAIK

Written By Pengabdian Seorang Guru on Thursday, May 31, 2012 | 4:01 PM

ULAT DAN POHON MANGGA: MEMBERI YANG TERBAIK >> Seekor ulat yang kelaparan terdampar di tanah tandus. Dengan lemas ia menghampiri pohon mangga sambil berkata, “Aku lapar, bolehkah aku makan daunmu?”

courtesy of  cahaya si kecil


Pohon mangga menjawab, “Tanah di sini tandus, daunku pun tidak banyak. Apabila kau makan daunku, nanti akan berlubang dan tidak kelihatan cantik lagi. Lalu aku mungkin akan mati kekeringan. Hmmm… tapi baiklah, kau boleh naik dan memakan daunku. Mungkin hujan akan datang dan daunku akan tumbuh kembali.”

courteay of man 10 jakarta


Ulat naik dan mulai makan daun-daunan. Ia hidup di atas pohon itu sampai menjadi kepompong dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang cantik.

“Hai pohon mangga, lihatlah aku sudah menjadi kupu-kupu. Terima kasih karena telah mengizinkan aku hidup di tubuhmu. Sebagai balas budi, aku akan membawa serbuk sari hingga bungamu dapat berbuah.”

Dalam hidup kita sering memperhitungkan untung rugi pengorbanan yang dilakukan. “Jika saya memberi, saya akan kekurangan. Bagaimana mengatasinya?” Atau, “Bagaimana kalau ternyata saya ditipu?”



Tapi sadarkah kita, setiap kita memberi, ada sepercik sukacita di hati? Mother Teresa pernah berkata, “Lakukan apa yang menjadi bagianmu, dan jangan berpikir apa yang akan kita dapat.” Bila ingin memberi, lakukan saja karena semuanya akan kembali ke kita juga.

Baca kisah lainnya:

1. Pengusaha yang dijemput Malaikat

2. Hati Seorang Ayah

3. Penyesalan Tiada Akhir

COURTESY OF http://www.ceritakristen.org/ulat-dn-pohon-mangga
 
Support : PRIVACY POLICY | DAFTAR ISI | JUPRI MALINO
Copyright © 2011-2013. Yasbin Unit Tarakan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger