Wednesday, February 13, 2013

HASIL EVALUASI BERDASARKAN HASIL RAKER 2009 dan 2011 Serta RAKOR BOAWAE 2011 WILAYAH KALIMANTAN & SULAWESI BARAT

Dalam pertemuan Raker 2013 YASBIN di Wisma Emaus, Ende, Flores, maka di bawah ini saya sertakan Hasil Evakuasi Raker 2009 dan 2011 serta Rakor Boawae 2011 yang sempat saya ikuti.


HASIL EVALUASI BERDASARKAN HASIL RAKER 2009 dan 2011
Serta RAKOR BOAWAE 2011
WILAYAH KALIMANTAN & SULAWESI BARAT



  1. SMAK HENDRIKUS LEVEN, MALINAU
  2. TKK & SDK SANTO FRANSISKUS XAVERIUS, TARAKAN
  3. TKK ADE IRMA, SULBAR

***************************  @@@@@@@@@@@@@@@@@ ******************************
Pertanyaan:
  1. Keputusan, rekomendasi, memoranda mana yang sudah dilaksanakan di unit, korwil, perwakilan masing-masing, bagaimana bentuknya.
  2. Kalau belum dilaksanakan, apa kendalanya.

Dikarenakan unit Sulbar TKK Ade Irma merupakan unit baru yang baru berusia 10 bulan, maka yang menjadi fokus evaluasi untuk dua unit, yaitu unit SMA Hendrikus Leven Malinau dan unit SDK St. F. Xaverius Tarakan. Dan mengingat bahwa Unit Kalimantan tidak mengikuti Raker 2009 dan 2011, dan hanya mengikuti Rakor Boawae 2011, maka yang menjadi fokus evaluasi adalah pada Kontrak Forum Boawae 2011.

  1. RAKER 2009
1.      Penetapan uang sekolah didasarkan pada hasil keputusan rapat bersama orang tua.wali murid, komite dan sekolah.
2.      Mutu pendidikan sekolah terus kami tingkatkan dimana ditandai dengan adanya visitasi dari sekolah terdekat yang menyediakan tempat khusus bagi lulusan dari sekolah YasBin (khususnya SDK ST Fransiskus Xaverius Tarakan)
3.      Pengelolaan keuangan masih bersifat intern atau masih ditangani oleh masing-masing unit.
4.      Untuk pengelolaan aset dan harta kongregasi dan Yayasan:
-          Untuk SMA Hendrikus Leven dan TKK Ade Irma Sulbar, status tanah sudah menjadi hak milik kongregasi.
-          Untuk TKK dan SDK St. Fransiskus Xaverius Tarakan,  Tanah masih dalam status hak pakai karena masih milik keuskupan Tanjung Selor.

  1. RAKER 2011
1.      Semua unit wilayah Kalimantan sudah menerapkan rasa solidaritas antar sekolah se- YASBIN, sebagai contoh sumbangan bersama dari siswa, guru dan sekolah kepada saudara di Kupang yang mengalami musibah kebakaran. Selain itu, siswa juga turut mengambil bagian dalam Aksi Natal dan Aksi Puasa Pembangunan.
2.      Guru-guru yang belum berkelayakan, dalam hal ini belum memenuhi standar pendidik S1, sedang dalam tahap perkuliahan untuk menyelesaikan S1 mereka, baik di TK, SD maupun tingkat SMA. Dan terhitung dari 12 guru di SDK, 5 orang sudah S1, 2 orang sedang menyelesaikan Skripsi, dan 5 orang sedang ujian semester 1. Untuk SMA, dari 16 guru, 14 sudah S1 dan 2 lainnya sedang kuliah. Begitupun untuk TKK, dari 4 guru dan pegawai, 3 sedang menempuh kuliah S1.

  1. KONTRAK FORUM RAKOR BOAWAE 2011
-          SDK FX sudah merevisi Visi, misi, tujuan dan Motto; namun belum disosialisasikan.
-          SMA Hendrikus leven sedang dalam progress.
2.      Komitmen membangun Suasana pembelajaran bernuansa:
-          Sekolah kami khususnya wilayah kalimantan belum melaksanakan pembelajaran bernuansa PPR karena kami masih menggunakan Pembelajaran yang menitikberatkan pada Pendidikan Karakter Bangsa.
3.      Program penanaman, pemahaman dan penerapan nilai-nilai “Kebinawirawanan” sbb:
3.1.Senyum, Salam, Sapa
-          Sekolah sudah menerapkan 7S; Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Semangat dan Sepenuh hati pada seluruh warga sekolah, baik sesama siswa, sesama guru, antar guru dan siswa serta antar orang tua/wali dan guru.
3.2.Doa bersama (pagi, siang dan akhir KBM)
-          Doa bersama pada Apel pagi, doa Angelus dan Doa perkelas setiap akhir pembelajaran.
3.3.Apel bersama para guru 5 menit sebelum kembali ke rumah
-          Refleksi dan evaluasi bersama di ruang guru + 10 menit sebelum pulang dilaksanakan setiap hari.
3.4.Guru tidak boleh terlambat masuk dan keluar dari kelas (terlaksana)
3.5.Guru tidak boleh merokok di area sekolah (terlaksana)
3.6.Guru tidak boleh menggunakan HP selama KBM (terlaksana)
3.7.Hindari kekerasan terhadap anak
-          Kekerasan terhadap anak sudah berkurang.
3.8.Mengucapkan Visi, Misi dan Motto sekolah setiap hari
-          Belum terlaksana karena hanya ditempel di dinding sekolah



3.9.Gerakan peduli kasih anak Yasbin
-          Setiap hari Sabtu setelah senam, semua siswa memasukkan peduli kasih mereka ke dalam sebuah kotak yang disediakan guna keperluan amal kasih seperti sumbangan ke Kupang, MPK, Aksi natal dan puasa dsb.

4.      Meningkatkan kualitas sumber daya pendidikan dan tenaga kependidikan
4.1.Guru wajib membuat SILABUS dan RPP yang berpola PPR, berbasis IT
Sekolah belum melaksanakan Pendidikan yang bernuansa PPR karena masih menggunakan pendekatan Pendidikan Karakter Bangsa
4.2.Proses pembelajaran di sekolah menggunakan ICT (Information Communication and technology)
Proses pembelajaran menggunakan ICT belum maksimal karena hanya beberapa guru yang tahu mengoperasikan fasilitas ICT seperti laptop, E-Pen dan LCD.
4.3.Melakukan kerjasama antar lembaga pendidikan katolik
SDK ST FX sudah menjalin hubungan kerjasama dengan SDK Don Bosco tarakan. Kegiatan yang telah terlaksana adalah pertandingan persahabatan Futsal antar kedua sekolah
4.4.Membentuk tim akreditasi sekolah
Tim akreditasi sekolah sudah terbentuk.
4.5.Membentuk tim PPR sekolah
Belum terbentuk karena masih menggunakan pendekatan Pendidikan Karakter Bangsa.

0 comments :

Post a Comment