Monday, September 21, 2015

Jenis Kata Ulang /Reduplikasi : Dwilingga, Semu, Berubah Bunyi, Berimbuhan dan Dwipurwa

Sebelumnya, Sobat AJM, sudah dibahas tentang Kata Ulang Dwipurwa dan Dwillingga (Baca: DI SINI). Berikut ini adalah Jenis Kata Ulang /Reduplikasi : Dwilingga, Semu, Berubah Bunyi, Berimbuhan dan Dwipurwa.

A. Kata Ulang Dwilingga

Kata ulang dwilingga disebut juga kata ulang murni atau kata ulang utuh atau kata ulang seluruh. Maksudnya adalah pengulangan seluruh kata dasar. Kata dasarnya dapat berdiri sendiri.

Contoh Kata Ulang Dwilingga / Murni / Utuh / Seluruh :
  • putih-putih
  • ibu-ibu
  • saudara-saudara
  • teman-teman
  • satu-satu
  • dalam-dalam
  • kata-kata
  • kuda-kuda
  • danau-danau
  • sawah-sawah
  • gunung-gunung
  • rawa-rawa
  • lama-lama
  • tahun-tahun
  • awan-awan
  • langit-langit
  • dsb
 B. Kata Ulang Semu

Berbeda dengan kata ulang dwilingga, walau kata ulang semu juga ,merupakan kata dasar berulang, namun kata dasarnya tidak dapat berdiri sendiri. 

COntoh Kata Ulang Semu:
  • paru-paru
  • cumi-cumi
  • gado-gado
  • kura-kura
  • biri-biri
  • kupu-kupu
  • kunang-kunang
  • labi-labi
 Perhatikan contoh keduanya, pada kata ulang dwilingga (putih-putih), kata dasar putih bisa berdiri sendiri. Sedangkan pada kata ulang semu (cumi-cumi), kata cumi tidak bisa berdiri sendiri. 

C. Kata Ulang Berimbuhan

Kata ulang berimbuhan atau kata ulang sebagian, yaitu bentuk pengulangan kata dengan mendapat awalan, sisipan, akhiran atau gabungan imbuhan sebelum atau sesudah kata dasarnya diulang. Singkatnya, Kata ulang berimbuhan adalah kata ulang dengan menambahkan imbuhan (awalan, sisipan atau akhiran) di salah satu atau kedua kata dasarnya. 

Contoh kata ulang Berimbuhan / Sebagian:
  • Berlari-lari
  • bertahun-tahun
  • selama-lamanya
  • tukar-menukar
  • kekanak-kanakan
  • hormat-menghormati
  • terbawa-bawa
  • tarik-menarik
  • salib-menyalib
  • dsb
D. Kata Ulang Berubah Bunyi / Bervariasi

Kata ulang berubah bunyi atau bervariasi fonem, baik vokal maupun konsonan.

Contoh Kata ulang berubah bunyi atau bervariasi:

  • serba-serbi
  • huru-hara
  • lauk-pauk
  • serta-merta
  • warna-warni
  • gerak-gerik
  • mondar-mandir
  • lekak-lekuk
  • selang-seling
  •  siswa-siswi
  • ketar-ketir
  • hiruk-pikuk
  • dsb
E. Kata Ulang DwiPurwa
Kata ulang suku awal atau dwipurwa, yaitu bentuk pengulangan suku pertama kata dasarnya, biasanya disertai variasi e pepet.

Contoh :
– lelaki
laki-laki ~ lalaki ~ lelaki
– sesama
sama-sama ~ sasama ~ sesama
– tetangga
 tangga-tangga ~ tatangga ~ tetangga
-- Pepohonan
pohon-pohon ~ pepohonan
--Seseorang
-- seorang-seorang ~ seseorang

Well, sobat belajar AJM semua, itulah artikel kami tentang Jenis Kata Ulang /Reduplikasi : Dwilingga, Semu, Berubah Bunyi, Berimbuhan dan Dwipurwa, semoga bermanfaat yaaa...

0 comments :

Post a Comment